FIP UNY Gandeng DPPK UNY Matangkan Sertifikasi Kompetensi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yogyakarta, 21 April 2026 – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Profesi dan Kompetensi UNY menggelar kegiatan koordinasi persiapan sertifikasi kompetensi dengan skema Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat pada Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/4) di Laboratorium PNF UNY, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berkualitas, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta dinamika masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara unit akademik dan lembaga pengembangan kompetensi di lingkungan UNY.

Dalam arahannya, Direktur DPPK UNY, Erwin Setyo Kriswanto, menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menyampaikan bahwa fasilitator pemberdayaan masyarakat memiliki peran kunci dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Sementara itu, paparan teknis disampaikan oleh Ketua LSP UNY, Minta Harsana. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa koordinasi ini difokuskan pada pematangan berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan skema sertifikasi, kesiapan asesor, hingga standar pelaksanaan uji kompetensi. Semua proses dirancang mengacu pada kebutuhan riil di lapangan agar lulusan memiliki kompetensi yang aplikatif dan profesional.

Dekan FIP UNY, Nurtanio Agus Purwanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal. Menurutnya, sertifikasi kompetensi merupakan langkah konkret untuk memastikan lulusan memiliki pengakuan profesional yang kredibel.

“Melalui sertifikasi ini, kami berharap dapat melahirkan fasilitator pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan sosial yang terus berkembang,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dan kolaboratif. Sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan sebagai tindak lanjut guna memastikan pelaksanaan sertifikasi kompetensi berjalan optimal, terstandar, dan berdaya saing tinggi.

Melalui kegiatan ini, FIP UNY bersama DPPK UNY menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat, sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan. (MH)